Keuntungan dari Training Leadership

Ada berbagai jenis pelatihan yang dikenal di dunia ini, dimana masing-masing jenis pelatihan memiliki maksud, tujuan dan manfaat tersendiri.

Salah satu jenis pelatihan yang banyak diikuti adalah training leadership. Leadership yang dalam bahasa Indonesia berarti kepemimpinan bisa diikuti oleh semua orang mulai dari para pemimpin dalam sebuah organisasi atau perusahaan maupun individu yang ingin mengembangkan kemampuan mereka sebagai pemimpin dari berbagai aspek.

Seorang pemimpin yang telah mengikuti training ini diharapkan bisa mengembangkan kemampuan kepemimpinan mereka untuk tujuan yang lebih baik dan dalam hal ini adalah demi kebaikan perusahaan itu sendiri.

Bila kita ingin merinci satu persatu, ada beberapa keuntungan utama yang bisa diraih dari mengikuti training leadership, yaitu:

  • Meningkatkan kemampuan atau kelebihan dari para pemimpin atau peserta training. Sebagai sebuah training, training ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kompetensi atau lebih mengasah sisi kepemimpinan seseorang.Ada banyak aspek yang menjadi bagian dari apa yang dinamakan kepemimpinan. Seorang pemimpin yang mau berkembang dan berubah menjadi lebih baik perlu mengenal dan memahami aspek-aspek ini. Saat mereka sudah mengenali dan memahami aspek-aspek ini, mereka akan mampu menjadi pemimpin yang lebih baik. Hal ini pastinya akan dirasakan oleh seluruh anggota tim dan pastinya akan membawa dampak yang lebih baik dari sisi pekerjaan.
  • Meningkatkan produktivitas. Para pemimpin yang berkembang ke arah yang jauh lebih baik pastinya akan bisa membawa tim atau bawahan mereka untuk menjadi lebih produktif. Kenyataan yang terjadi di lapangan adalah banyak perusahaan atau organisasi yang kurang berkembang atau kurang produktif karena kurangnya kemampuan pemimpin untuk memimpin mereka.Banyak cara untuk meningkatkan produktivitas sebuah perusahaan dan salah satunya adalah mengembangkan kemampuan atau skill dari para pemimpin mereka.
  • Meningkatkan keuntungan secara materiil dan non materiil. Seorang pemimpin yang berkembang ke arah yang lebih baik pastinya akan bisa meningkatkan produktivitas. Produktivitas yang meningkat akan membawa profit atau keuntungan material yang lebih besar.Selain keuntungan material, keuntungan non material juga bisa didapatkan. Pemimpin dengan skill untuk memimpin yang lebih baik secara tidak langsung akan membuat karyawannya akan lebih loyal dan bisa mengurangi jumlah turnove. Selain itu, pemimpin yang lebih baik pada umumnya akan lebih menghargai karyawannya dan hal ini akan membuat karyawan akan lebih menghargai pemimpin mereka dan secara tidak langsung menciptakan suasana kerja yang lebih kondusif.
  • Menciptakan kepuasan batin dalam pekerjaan. Tidak bisa dipungkiri bahwa pekerjaan bukanlah semata-mata bentuk untuk mencari penghasilan namun juga bentuk kepuasan pribadi karena mampu berkarya.Pengembangan kemampuan menjadi seseorang yang lebih baik dari hasil training leadership akan membawa sang individu untuk merasa lebih puas terhadap diri mereka sendiri dan tentunya akan membawa efek yang baik untuk semua orang.

Seperti yang sudah disebutkan diatas, sebuah training leadership mencoba mengasah atau mengembangkan aspek-aspek kepemimpinan dari dalam diri seseorang.

Aspek-aspek seperti apa yang perlu dikembangkan tentu saja berbeda tergantung dari jenis kepemimpinan setiap orang, namun bisa dikatakan secara umum bahwa kemampuan atau skill leadership itu lebih banyak bertuju pada cara seseorang untuk bersikap dan berperilaku terhadap orang lain atau terhadap bawahan mereka dan tidak hanya terbatas pada kemampuan atau skil tekhnis semata.

Beberapa aspek atau kualitas yang biasanya menjadi tolak ukur seorang pemimpin adalah rasa tanggung jawab,  kejujuran, sensitivitas, rasa percaya diri, komitmen, kemampuan untuk bersikap serta berpikir positif dan juga kebijaksanaan.

Slide1

Masih banyak lagi aspek atau kualitas yang dianggap perlu dimiliki oleh seorang pemimpin selain hal-hal yang sudah disebutkan diatas. Hal-hal inilah yang perlu dikembangkan dalam sebuah training leadership.  Salah satu contohnya adalah pengembangan sensitivitas.

Banyak pemimpin yang kurang sensitif terhadap apa yang dialami oleh karyawan mereka. Mereka membatasi diri mereka agar tidak terlibat secara emosional. Bila hal ini terus berlanjut maka suasana kantor atau perusahaan akan menjadi tegang dan karyawan akan merasa kurang diperhatikan.

Para pemimpin hendaknya mampu mengembangkan sensitivitas mereka terhadap lingkungan sekitar dan mampu mengambil sikap dan tindakan yang tepat. Sebuah training leadership mencakup begitu banyak aspek yang perlu dipelajari dan dikuasai oleh seorang pemimpin. Kemampuan atau skill teknis hanyalah salah satu diantaranya.

Berbagai hal termasuk kualitas pribadi seperti yang telah disebutkan diatas juga bisa menjadi salah satu aspek yang dilatih dalam training ini. Satu hal lagi yang perlu diingat adalah tujuan utama dari sebuah training khususnya training seperti ini adalah untuk mengembangkan kemampuan seseorang dan bukan hanya mencetak seseorang dengan pola pikir yang sama.

Melatih dan mengembangkan kemampuan pemimpin akan memberikan hasil yang jauh lebih baik dibandingkan dengan sekedar memberitahukan mereka apa yang diperlukan untuk menjadi seorang pemimpin.

Slide1