Manajemen Pengetahuan Perusahaan Berpengaruh pada Kesuksesan

Manajemen pengetahuan, pengelolaan akan pengetahuan yang setiap individu miliki yang berfungsi dalam proses memajukan suatu perusahaan adalah hal yang penting untuk diketahui. Biasanya manajemen pengetahuan ini disingkat KM (Knowledge Management).

Suatu perusahaan dengan manajemen pengetahuan yang bagus pasti tidak akan melakukan cara yang sama dalam mencapai sebuah kesuksesan, dalam proses perjalanannya pasti memiliki banyak inovasi kreatif. Inovasi kreatif ini tentu saja terlahir dari banyaknya ide yang keluar dari banyak kepala dalam suatu perusahaan.

Jika perbedaan pemikiran dari banyak kepala biasanya akan menimbulkan banyak perdebatan dan justru membuat langkah perusahaan terhenti sejenak bahkan ada yang berhenti selamanya, maka berbeda jika perusahaan tersebut menerapkan manajemen pengetahuan di dalamnya.

Perusahaan yang menerapkan manajemen pengetahuan akan mampu mengelola setiap benturan ide yang keluar dari berbagai individu tersebut menjadi ide kreatif atau inovasi baru. Alih-alih perusahaan berhenti bergerak, justru jadi jalan baru meraih kesuksesan.

Setiap pengetahuan termasuk untuk perusahaan sangatlah memerlukan manajemen untuk mengelolanya. Pengetahuan sifatnya berkembang dan akan terus begitu seiring berjalannya waktu, bertambahnya pengalaman, serta pembelajaran.

Pengetahuan yang berkembang sudah seharusnya mampu membuat suatu perusahaan menjadi lebih kuat dan siap atas resiko termasuk situasi kritis yang setiap kali bisa saja datang.

Manajemen pengetahuan dalam suatu perusahaan jika mampu dikelola dengan baik maka akan melahirkan para individu penggerak perusahaan yang bersemangat dan kreatif serta selalu berinovasi dan penuh solusi.

Slide1

Manajemen pengetahuan pengelolaannya bisa diawali dengan menyusun rencana dalam perekrutan karyawan. Karyawan yang menjadi penggerak dalam perusahaan tentu setiap kegiatan yang dilakukannya akan menentukan kesuksesan.

Latar belakang pendidikan adalah salah satu dari beberapa hal utama yang harus dipertimbangkan dalam penyusunan rencananya. Tentukan juga pengetahuan lain yang harus dimilikinya yang bisa mendukung dirinya dalam memajukan perusahaan.  Pelatihan apa yang pernah diikutinya, apakah sejalan dan bermanfaat bagi kepentingan perusahaan atau tidak.

Manajemen pengetahuan hasilnya bisa dirasakan dengan kinerja yang karyawan berikan untuk perusahaan. Karyawan hasil perekrutan dengan manajemen pengetahuan yang baik tentu saja nantinya akan memiliki kinerja yang baik pula. Mereka satu sama lain akan saling berbagi ilmu dibandingkan saling adu mulut.

Mengkombinasikan pemikiran pribadi menjadi pemikiran bersama. Mereka akan jadi penggerak perusahaan yang terorganisir pengetahuannya.

Melakukan manajemen pengetahuan dalam suatu perusahaan tetap harus mempertimbangkan beberapa hal, diantaranya:

1. Persaingan

Persaingan adalah hal yang pasti terjadi antar satu perusahaan dengan perusahaan lain. Dibandingkan terus menerus ‘menurunkan harga’ agar konsumen lebih melirik barang dari perusahaan kita, lebih baik berinovasi. Inovasi merupakan bentuk yang dihasilkan manajemen pengetahuan suatu perusahaan. Inovasi terbentuk dari sekumpulan ide dari semua organisasi dalam perusahaan. Inovasi ini sifatnya harus terstruktur, fokus, dan konsisten. Inovasi tidak bisa sembarangan diterapkan karena semuanya memiliki tahap pengelolaan. Mulai dari ide yang harus melewati beberapa tingkat hingga usulan tersebut bisa diterima jadi sebuah inovasi baru. Adapun tahapan selanjutnya yaitu uji dan pengembangan lebih lanjut. Saat penerapan, skala kecil dipilih sampai pada tahapan bisa segera digunakan dalam proses bisnis yang dilakukan.

Pada situasi yang harus penuh pertimbangan ini akan tergambar apa peranan manajemen pengetahuan yang sebenarnya. Yaitu, mendekatkan antar karyawan dengan ide yang mereka miliki dengan membentuk sebuah komunitas dalam perusahaan. Ide tersebut akan terjaring dan bisa didiskusikan untuk dilakukan pengujian.

Tidak jarang saat pengujian banyak yang terhenti karena satu dan lain hal. Maka jangan memandang pengelolaan manajemen pengetahuan ini begitu mudah hanya karena sistemnya yang terlihat sederhana.

2. Cepat Tanggap

Suatu perusahaan tidak jarang mengalami masa dimana mereka terjebak dalam jalan yang sama dua kali. Bisa jadi sama seperti  proses yang pernah dilakukan sebelumnya, atau lebih parah lagi sama dengan perusahaan orang lain hanya saja berbeda dalam penempatan. Hal ini perlu segera ditangani, karena jika tidak resiko yang akan didapat adalah kegagalan. Apalagi ada perusahaan yang bahkan mengulangi lagi proses tersebut dari awal, padahal jelas sudah pernah dilakukan.

Manajemen pengetahuan bisa membantu agar hal ini bisa diatasi. Caranya dengan membangun budaya cepat tanggap kepada para individu dalam perusahaan. Pengetahuan para individu disini sangat dibutuhkan sebagai documenter baik itu yang tersimpan dalam ingatan mereka, termasuk yang tersimpan dalam dokumen. Mereka akan bisa saling menanggapi masalah satu sama lain termasuk memberi tahu jika itu  pernah dikerjakan sehingga tidak perlu mengulang dari awal.

3. Orang Penting

Suatu perusahaan tentu memiliki beberapa orang berkepala cerdas yang mampu menggerakkan perusahaan dengan ide briliannya. Keberadaannya di perusahaan bak harta karun. Orang-orang semacam ini pasti tidak ingin dilepas begitu saja, bahkan terkadang ketika mereka sudah pension mereka masih dicari untuk dimintai bantuannya.

Manajemen pengetahuan dalam suatu perusahaan harus pintar mengamankan orang yang satu ini agar ketika ia berhenti dari perusahaan, isi kepalanya masih bisa memberikan keuntungan bagi perusahaan kita. Caranya tentu dengan membuatnya nyaman di perusahaan kita dan membuat copyannya. Pembentukan tim yang sekiranya mampu menjadi the next orang tersebut. Yaitu, dengan mengadakan acara sharing dimana orang tersebut menjadi objek atau perpustakaan hidup yang dapat memberikan ilmu kepada rekan lainnya. Otomatis isi kepalanya walaupun tidak 100% tercopy sempurna, namun mampu dipelajari.

 

Slide1