Kesalahan Manajemen yang Umum Terjadi

Didalam sebuah perusahaan atau organisasi, sebuah kesalahan adalah hal yang sering terjadi. Kesalahan ini bisa terjadi di semua tingkatan dan juga dalam semua sisi, salah satunya didalam sistem manajemen itu sendiri.

Kesalahan bisa menjadi sebuah sumber pembelajaran bagi setiap perusahaan atau organisasi, namun dalam beberapa hal, kesalahan tersebut bisa dihindari sejak dini dan menghindarkan sebuah perusahaan untuk mengalami masalah yang lebih besar dari yang mereka bisa hadapi.

Berikut ini adalah beberapa jenis kesalahan dalam sistem manajemen yang sering terjadi. Dengan mengenali kesalahan-kesalahanĀ  yang umum terjadi, diharapkan para manajer atau para pemegang kebijakan bisa mengantisipasinya sejak dini.

  • Tidak bisa mendefinisikan tujuan yang ingin dicapai dengan jelas. Dalam sebuah perusahaan, tujuan yang jelas akan menjadi tali penuntun bagi setiap orang sehingga bisa melakukan pekerjaan atau tanggung jawab mereka dengan sebaik-baiknya.Namun, sering ditemukan bahwa para pimpinan tidak bisa memberikan informasi yang jelas mengenai tujuan yang ingin dicapai. Hal ini membuat para bawahan tidak bisa menentukan prioritas yang jelas dan akhirnya mereka tidak bisa bekerja dengan maksimal
  • Melakukan rekruitmen yang tidak efektif. Wajah baru dalam setiap perusahaan tentunya diharapkan bisa membawa tenaga, ide dan kemampuan baru ke dalam perusahaan tersebut terutama saat beban kerja sedang banyak-banyaknya.Namun, hal ini tidak akan tercapai bila proses rekruitmen dilakukan dengan tidak efektif atau terburu-buru. Hal seperti ini justru akan menambah beban kerja karena semakin banyak orang yang perlu mendapat perhatian lebih. Rekruitmen yang efektif adalah kuncinya sehingga hasil yang diharapkan bisa tercapai
  • Penggunaan feedback yang kurang maksimal. Untuk meningkatkan efisiensi dan performa kerja dari sebuah tim atau dari setiap karyawan, pemberian feedback sangatlah diperlukan. Feedback yang dimaksudkan di sini bisa bersifat positif dan juga negatif. Pemberian feedback ini harus dilakukan sesegera mungkin untuk menghindari masalah yang lebih besar untuk kesalahan yang terjadi atau bisa juga untuk meningkatkan moral dari seluruh anggota tim untuk keberhasilan yang berhasil dicapai
  • Tidak mempercayai anggota timĀ  yang lain. Dalam sistem manajemen sebuah perusahaan, kepercayaan adalah salah satu hal krusial. Banyak pemimpin atau manajer yang tidak mempercayai anggota tim atau bawahan mereka untuk melakukan sebuah pekerjaan tertentu.Mereka berpikir bahwa tidak ada orang lain yang bisa mengerjakan pekerjaan itu sebaik mereka dan pada akhirnya menolak untuk mendelegasikan orang lain untuk pekerjaan tersebut. Hal ini akan berujung pada bertumpuknya masalah yang ada dan tidak bisa diselesaikan sendirian. Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi bila hal ini terjadi. Mendelegasikan orang lain untuk melakukan sebuah pekerjaan merupakan salah satu bentuk kepercayaan dan juga salah satu teknik untuk menghindari bertumpuknya masalah.
  • Tidak mendengarkan. Hal ini adalah sebuah kesalahan yang umum dilakukan bukan hanya dalam sistem manajemen sebuah perusahaan namun pada hampir semua aspek pekerjaan. Seorang manajer hendaknya mau meluangkan waktu untuk mendengarkan nasihat, saran, kritik ataupun pujian dari pihak yang lain termasuk dari bawahan mereka.Kemampuan untuk mendengarkan dengan sungguh bisa menjadi suatu hal yang membedakan antara kerjasama tim yang sukses dan tidak. Gagal untuk mendengarkan bisa menjadi sebuah tanda bahwa seorang pimpinan tidak bisa menunjukkan penghargaan mereka terhadap orang lain. Selain itu, para pemimpin melewatkan peluang besar yang mungkin berasal dari ide-ide sederhana bawahan mereka
  • Tidak memahami motivasi atau hal yang mendorong setiap orang untuk memberikan performa mereka yang terbaik. Tidak semua orang bekerja untuk mendapatkan penghasilan yang layak. Beberapa dari mereka memiliki hal lain yang memotivasi mereka untuk bekerja lebih baik dan hal inilah yang perlu dikenali dan dipahami. Menyediakan sebuah lingkungan kerja yang mendukung akan membuat perbedaan dalam lingkungan kerja itu sendiri.Gagal untuk mengenali motivasi apa yang mendorong para pekerja bisa berakibat buruk dan bisa membuat karyawan yang potensial untuk mundur atau keluar dari perusahaan itu.

Sistem manajemen yang ada dalam sebuah perusahaan sangat mempengaruhi produktivitas para karyawan. Sistem manajemen itu tidak hanya berkutat disekitar penggajian para karyawan melainkan meliputi semua hal yang berkaitan dengan cara menjalankan sebuah perusahaan.

Para karyawan adalah denyut nadi dari sebuah perusahaan sehingga tidak heran bila sistem ini lebih banyak berhubungan dengan para karyawan itu sendiri.

Berbagai kesalahan yang sudah dituliskan diatas adalah kesalahan-kesalahan yang umum terjadi di sebuah perusahaan. Dengan mengenali kesalahan yang sering terjadi, para manager dan pemimpin perusahaan bisa melakukan tindakan pencegahan.

Slide1

Bila tindakan pencegahan atau pengenalan sejak dini mengenai masalah-masalah diatas sudah diambil, maka perusahaan tersebut bisa mencegah munculnya masalah yang lebih besar. Tidak hanya itu, mengenali dan menghindari kesalahan tersebut bisa meningkatkan produktivitas dari para pekerja dan bisa meraih kesuksesan yang diimpikan.

 

Slide1